Monday, 10 August 2026
Hukum

6 Fakta Penting tentang Lonjakan Kepercayaan Publik Polri yang Tembus 82,4 Persen

Jakarta – Enam angka, satu kesimpulan besar: kepercayaan publik terhadap Polri naik 6,2 poin dalam setahun. Inilah fakta-fakta penting dari Survei Litbang Kompas 2026 yang wajib diketahui.

Survei diselenggarakan pada 9 hingga 18 April 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi seluruh Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,83 persen.

Dari total responden, 82,4 persen yakin kinerja Polri akan semakin baik, 12,1 persen tidak yakin, dan 5,5 persen menjawab tidak tahu. Selain kepercayaan, seluruh indikator bergerak positif secara bersamaan: citra positif naik dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen, kepuasan layanan meningkat dari 65,1 persen menjadi 67,6 persen, dan skor profesionalitas naik dari 7,76 menjadi 8,37.

“Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap Polri. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah,” ujar Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa Polri memandang setiap hasil survei sebagai bagian penting dari proses evaluasi. “Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Peningkatan ini menempatkan Polri dalam jajaran lima institusi negara yang paling dipercaya publik, dengan tingkat kepercayaan tertinggi di antara lembaga penegak hukum lainnya termasuk Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan KPK.

Berita Terkait