Monday, 10 August 2026
Hukum

Apa itu Pelayanan Humanis Polri? Ini Definisi, Contoh, dan Dampaknya pada Kepercayaan 82,4 Persen

Jakarta – Satu kata yang berulang kali muncul dalam survei Polri 2026 Litbang Kompas: humanis. Apa artinya dalam konteks kepolisian, bagaimana contohnya, dan mengapa pendekatan ini berhasil mendorong kepercayaan ke 82,4 persen?

Ada pergeseran fundamental dalam cara Polri berhadapan dengan masyarakat yang kini mulai terasa. Bukan lagi pendekatan yang mengandalkan otoritas dan kewenangan, melainkan pendekatan yang mengutamakan empati dan kehadiran yang tulus. Dan survei membuktikan: pendekatan humanis itulah yang lebih efektif membangun kepercayaan.

Pelayanan humanis berarti polisi yang mendengarkan sebelum menghakimi. Berarti Bhabinkamtibmas yang hadir di hajatan warga, bukan hanya saat ada masalah. Berarti petugas SPKT yang menyambut pengaduan dengan empati, bukan dengan birokratisme yang mengintimidasi. Berarti penanganan tersangka pengguna narkoba yang diarahkan ke rehabilitasi, bukan sekadar penjara.

“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

“Wajah baru Polri yang lebih profesional adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh personil Kepolisian,” tambah Sandri Rumanama, Jumat (26/6/2026).

Berita Terkait