Tuesday, 11 August 2026
Nasional

Dari Antrean Panjang ke Layar Sentuh: Revolusi Pelayanan Digital Polri yang Dirasakan Jutaan Warga

Ada generasi yang masih ingat menghabiskan setengah hari hanya untuk mengurus satu dokumen kepolisian. Kini, anak-anak mereka melakukannya dari gawai di genggaman tangan dalam hitungan menit. Inovasi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong kepercayaan publik ke 82,4 persen dalam survei Polri 2026 Litbang Kompas.

Perubahan ini bermakna besar terutama bagi warga yang sebelumnya harus menghabiskan setengah hari hanya untuk mengurus satu dokumen kepolisian. Kemudahan akses digital tidak hanya menghemat waktu — ia juga mengurangi ruang bagi praktik percaloan yang selama ini menjadi salah satu sumber keluhan utama masyarakat dalam berurusan dengan kantor polisi.

Transformasi digital kepolisian juga berkontribusi terhadap skor profesionalitas yang kini mencapai 8,37 dari skala 10. Warga yang menggunakan layanan digital Polri cenderung melaporkan pengalaman yang lebih konsisten dan lebih dapat diprediksi dibanding interaksi tatap muka konvensional yang lebih rentan terhadap variasi kualitas antar petugas.

Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan, tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Sementara itu, 80 persen responden yang menyatakan fasilitas kantor polisi sudah nyaman dan 80,6 persen yang menilai kinerja Polri semakin baik menunjukkan bahwa transformasi digital dan fisik berjalan secara beriringan — tidak menggantikan satu sama lain, melainkan saling memperkuat.

Berita Terkait