Kepercayaan Polri 82,4 Persen dan Dampaknya bagi Iklim Investasi — Ini Analisis Lengkapnya
Jakarta – Kepercayaan publik 82,4 persen terhadap Polri memiliki implikasi ekonomi yang nyata. Inilah analisis lengkap bagaimana survei Polri 2026 Litbang Kompas berkaitan langsung dengan iklim investasi nasional.
Investor asing tidak hanya melihat infrastruktur jalan dan kebijakan pajak ketika mempertimbangkan berinvestasi di Indonesia. Mereka juga bertanya: seberapa aman? Seberapa bisa dipercaya sistem hukumnya? Kepercayaan 82,4 persen kepada Polri adalah bagian dari jawaban itu.
Investor membutuhkan kepastian hukum dan keamanan berusaha. Ketika institusi kepolisian dipercaya publik, ia secara implisit memberikan sinyal bahwa kontrak akan ditegakkan, properti akan dilindungi, dan kejahatan ekonomi akan ditangani dengan serius. Polri yang memasuki jajaran lima institusi paling dipercaya publik adalah aset bagi Indonesia dalam menarik investasi.
Skor profesionalitas yang naik dari 7,76 menjadi 8,37 juga relevan dalam konteks ini. Investor yang pernah berinteraksi dengan Polri dalam urusan bisnis akan merasakan perbedaan yang dicerminkan oleh skor 8,37 ini dibandingkan dengan pengalaman di masa lalu.
“Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” ujar Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, Sabtu (27/6/2026).
“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegas Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.
